Open Banking dan Proteksi Data Konsumen di Era FinTech
DOI:
https://doi.org/10.63200/jebmass.v3i4.203Keywords:
open banking, proteksi data konsumen, fintechAbstract
Perkembangan financial technology (FinTech) telah mendorong munculnya konsep open banking, yaitu sistem keuangan terbuka yang memungkinkan pihak ketiga mengakses data keuangan konsumen melalui API (Application Programming Interface) secara aman dan terstandarisasi. Meskipun inovatif, open banking menimbulkan kekhawatiran terkait keamanan dan privasi data konsumen, terutama di negara berkembang yang masih membangun infrastruktur hukum dan teknologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji keterkaitan antara implementasi open banking dan perlindungan data konsumen di era FinTech, dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi literatur dan analisis regulasi yang berlaku di Indonesia serta perbandingan global. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara kecepatan inovasi digital dan kesiapan regulasi dalam menjamin hak konsumen terhadap data pribadinya. Temuan ini sejalan dengan studi Zetzsche, Buckley, Arner, dan Barberis (2020) yang menyatakan bahwa tanpa kerangka perlindungan data yang kuat, open banking justru dapat menjadi ancaman serius bagi kepercayaan publik terhadap sistem keuangan digital (Zetzsche, D. A., Buckley, R. P., Arner, D. W., & Barberis, J. N., 2020). Oleh karena itu, diperlukan integrasi antara teknologi keamanan, kesadaran hukum konsumen, serta kebijakan privasi berbasis prinsip data sovereignty untuk menciptakan ekosistem keuangan digital yang inklusif dan aman.
Downloads
References
Bian, J., Wang, H., & Liu, M. (2022). Privacy by Design in Open Banking: A Technical and Legal Review. International Journal of Information Security, 21(1), 45–60.
Bowen, G. A. (2009). Document analysis as a qualitative research method. Qualitative Research Journal, 9(2), 27–40. https://doi.org/10.3316/QRJ0902027
Bungin, B. (2020). Metodologi Penelitian Kualitatif: Aktualisasi Metodologis ke Arah Ragam Varian Kontemporer. Kencana Prenada Media Group.
Cavoukian, A. (2011). Privacy by design: The 7 foundational principles. Information and Privacy Commissioner of Ontario.
Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Deloitte. (2021). Open Banking: Rethinking financial services in a digital era. Deloitte Insights.
European Banking Authority. (2018). Final Report: Guidelines on the security of internet payments under the PSD2.
Google, Temasek, & Bain & Company. (2022). e-Conomy SEA 2022: Southeast Asia’s digital decade. https://economysea.withgoogle.com/
Kuner, C. (2015). Transborder data flows and data privacy law. Oxford University Press.
Mayer, R. C., Davis, J. H., & Schoorman, F. D. (1995). An integrative model of organizational trust. Academy of Management Review, 20(3), 709–734.
Moenjak, T., & Opalinski, P. (2023). Data Sovereignty and Cross-Border Financial Services: Policy Challenges in ASEAN. Journal of International Economic Law, 26(1), 87–112.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nazir, M. (2017). Metode Penelitian. Ghalia Indonesia.
Neuman, W. L. (2014). Social research methods: Qualitative and quantitative approaches (7th ed.). Pearson Education Limited.
OECD. (2021). Open Banking: Regulatory Frameworks and Key Considerations. OECD Publishing. https://www.oecd.org
Patton, M. Q. (2002). Qualitative research and evaluation methods (3rd ed.). Sage Publications.
Saldaña, J. (2015). The coding manual for qualitative researchers (2nd ed.). Sage.
Solove, D. J. (2008). Understanding privacy. Harvard University Press.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Tashakkori, A., & Teddlie, C. (2010). Mixed methodology: Combining qualitative and quantitative approaches. Sage Publications.
Vives, X. (2019). Digital disruption in banking. Annual Review of Financial Economics, 11, 243–272.
Zetzsche, D. A., Buckley, R. P., Arner, D. W., & Barberis, J. N. (2020). From FinTech to TechFin: The regulatory challenges of data-driven finance. New York University Journal of Law & Business, 16(2), 245–288.
Zulfikar, R., & Pratama, A. (2022). Regulatory Readiness of Fintech Data Governance in Indonesia. Journal of Financial Innovation and Regulation, 5(1), 112–129.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fitri Komariyah; Buyung Cahya Perdana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








