Human-AI Collaboration Capability sebagai kompetensi baru karyawan di era transformasi digital: PT ABC di Sidoarjo
DOI:
https://doi.org/10.63200/jebmass.v4i5.278Keywords:
human-AI collaboration, artificial intelligence, kompetensi karyawan, transformasi digital, MSDM, AI literacy, PT ABC.Abstract
Perkembangan Artificial Intelligence (AI), khususnya generative AI, mengubah pola kerja sehingga kompetensi digital karyawan perlu berkembang dari sekadar kemampuan menggunakan teknologi menjadi kemampuan berkolaborasi secara kritis, aman, dan bertanggung jawab dengan AI. Penelitian ini bertujuan menganalisis Human-AI Collaboration Capability sebagai kompetensi baru karyawan serta implikasinya terhadap strategi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) PT ABC di Sidoarjo. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui studi literatur dan analisis kasus konseptual. Hasil kajian menunjukkan bahwa Human-AI Collaboration Capability terdiri atas enam dimensi utama, yaitu AI literacy, task-AI fit, kemampuan interaksi dengan AI, verifikasi kritis, kesadaran etika dan risiko, serta human judgment dan pembelajaran kolaboratif. Implementasinya dalam MSDM mencakup pengembangan kompetensi, desain pekerjaan, pelatihan, manajemen kinerja, dan tata kelola penggunaan AI. Organisasi perlu membangun kemampuan karyawan dalam menentukan penggunaan AI, mengevaluasi hasil, menjaga keamanan data, dan mempertahankan peran manusia dalam pengambilan keputusan. Model ini dapat menjadi strategi untuk meningkatkan produktivitas, inovasi, dan pembelajaran organisasi melalui kolaborasi manusia-AI yang bertanggung jawab.
Downloads
References
Dellermann, D., Ebel, P., Söllner, M., & Leimeister, J. M. (2019). Hybrid intelligence. Business & Information Systems Engineering, 61, 637–643.
International Labour Organization. (2025). Artificial intelligence adoption and its impact on jobs. International Labour Organization.
International Labour Organization. (2025). Generative AI and jobs: A 2025 update. International Labour Organization.
International Labour Organization. (2026). Changing landscape of skills in the age of AI. International Labour Organization.
Jarrahi, M. H. (2018). Artificial intelligence and the future of work: Human-AI symbiosis in organizational decision making. Business Horizons, 61(4), 577–586. https://doi.org/10.1016/j.bushor.2018.03.007
National Institute of Standards and Technology. (2023). Artificial Intelligence Risk Management Framework (AI RMF 1.0) (NIST AI 100-1). U.S. Department of Commerce. https://doi.org/10.6028/NIST.AI.100-1
OECD. (2023). OECD Employment Outlook 2023: Artificial intelligence and the labour market. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/08785bba-en
Raisch, S., & Krakowski, S. (2021). Artificial intelligence and management: The automation–augmentation paradox. Academy of Management Review, 46(1), 192–210. https://doi.org/10.5465/amr.2018.0072
World Economic Forum. (2025). The Future of Jobs Report 2025. World Economic Forum.
Sadiqin, Amin. 2026. “Manajemen Pemasaran Berbasis Kepercayaan sebagai Kunci Persaingan Bisnis Digital.” Journal of Economics, Business, Management, Accounting and Social Sciences 4(3): 65–70. PT Putra Jawa Mulya.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muslikhun

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








