Pengaruh Sustainable HR Practices dan Green Commitment terhadap Kinerja Karyawan melalui Organizational Identification PT XYZ

Authors

  • Moh Wahib Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63200/jebmass.v3i6.242

Keywords:

Sustainable HR Practices, Green Commitment, Organizational Identification, Kinerja Karyawan.

Abstract

Peningkatan tuntutan keberlanjutan mendorong organisasi untuk mengintegrasikan nilai lingkungan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Sustainable HR Practices dan Green Commitment terhadap Kinerja Karyawan melalui Organizational Identification di PT XYZ. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif-eksplanatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian dipilih secara purposive, meliputi manajer SDM, pimpinan unit kerja, serta karyawan yang terlibat dalam program keberlanjutan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang mencakup reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa PT XYZ telah menerapkan Sustainable HR Practices melalui kebijakan rekrutmen berwawasan lingkungan, pelatihan keberlanjutan, serta aturan kerja yang mendukung efisiensi sumber daya. Green commitment karyawan relatif baik, meskipun tingkat internalisasi nilai lingkungan masih bervariasi. Temuan penelitian juga menunjukkan bahwa Sustainable HR Practices dan Green Commitment berkontribusi dalam membentuk Organizational Identification, yang tercermin dari rasa bangga, keterikatan, dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan. Organizational identification berperan sebagai mekanisme penting yang memperkuat pengaruh praktik SDM berkelanjutan dan komitmen lingkungan terhadap kinerja karyawan. Karyawan yang memiliki tingkat identifikasi organisasi yang tinggi cenderung menunjukkan kinerja yang lebih optimal dan bertanggung jawab.Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan SDM berbasis keberlanjutan yang disertai dengan penguatan aspek psikologis karyawan mampu mendorong kinerja karyawan secara berkelanjutan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dalam pengembangan kajian manajemen sumber daya manusia berkelanjutan serta kontribusi praktis bagi perusahaan dalam merumuskan kebijakan SDM yang berorientasi pada keberlanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Armstrong, M. (2020). Armstrong’s handbook of human resource management practice (15th ed.). Kogan Page.

Ashforth, B. E., & Mael, F. (1989). Social identity theory and the organization. Academy of Management Review, 14(1), 20–39. https://doi.org/10.5465/amr.1989.4278999

Creswell, J. W. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.

De Roeck, K., & Delobbe, N. (2012). Do environmental CSR initiatives serve organizations’ legitimacy in the oil industry? Exploring employees’ reactions through organizational identification theory. Journal of Business Ethics, 110(4), 397–412. https://doi.org/10.1007/s10551-012-1489-x

Ehnert, I. (2009). Sustainable human resource management: A conceptual and exploratory analysis. Springer.

Jackson, S. E., Renwick, D. W. S., Jabbour, C. J. C., & Muller-Camen, M. (2011). State-of-the-art and future directions for green human resource management. Zeitschrift für Personalforschung, 25(2), 99–116. https://doi.org/10.1177/239700221102500203

Kramar, R. (2014). Beyond strategic human resource management: Is sustainable human resource management the next approach? The International Journal of Human Resource Management, 25(8), 1069–1089. https://doi.org/10.1080/09585192.2013.816863

Mangkunegara, A. A. A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Remaja Rosdakarya.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Norton, T. A., Zacher, H., & Ashkanasy, N. M. (2017). Pro-environmental organizational culture and climate. Journal of Organizational Behavior, 38(3), 417–435. https://doi.org/10.1002/job.2120

Paillé, P., Chen, Y., Boiral, O., & Jin, J. (2014). The impact of human resource management on environmental performance. Journal of Business Ethics, 121(2), 281–297. https://doi.org/10.1007/s10551-013-1732-0

Raineri, N., & Paillé, P. (2016). Linking corporate policy and supervisory support with environmental citizenship behaviors. Journal of Business Ethics, 137(1), 129–148. https://doi.org/10.1007/s10551-015-2545-x

Renwick, D. W. S., Redman, T., & Maguire, S. (2013). Green human resource management. International Journal of Management Reviews, 15(1), 1–14. https://doi.org/10.1111/j.1468-2370.2011.00328.x

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Tajfel, H., & Turner, J. C. (1986). The social identity theory of intergroup behavior. In S. Worchel & W. G. Austin (Eds.), Psychology of intergroup relations (pp. 7–24). Nelson-Hall.

Van Dick, R., Wagner, U., Stellmacher, J., & Christ, O. (2004). The utility of a broader conceptualization of organizational identification. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 77(2), 171–191. https://doi.org/10.1348/096317904774202135

Downloads

Published

2025-09-30

How to Cite

Moh. (2025). Pengaruh Sustainable HR Practices dan Green Commitment terhadap Kinerja Karyawan melalui Organizational Identification PT XYZ. JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES, 3(6), 425–432. https://doi.org/10.63200/jebmass.v3i6.242
Abstract Views: 59 | File Views: 73