JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES
http://putrajawa.co.id/ojs/index.php/jebmass
<div class="deskripsi"> <ol> <li>Journal Title: <a href="http://putrajawa.co.id/ojs/index.php/jebmass">Journal of Economics, Business, Management, Accounting And Social Sciences (JEBMASS) </a></li> <li>Initials: JEBMASS</li> <li>Frequency: Bimonthly ( January, March, May, July, September, November )</li> <li>Print ISSN: <strong>-</strong></li> <li>Online ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230227191690716">2986-3546</a></li> <li>Editor in Chief: Amin Sadiqin , SE.,MM.,Ak.,ACPA</li> <li>DOI Prefix: 10.63200</li> <li>Publisher: PUTRA JAWA PUBLISHER</li> </ol> </div> <p style="text-align: justify;"><strong>Journal of Economics, Business, Management, Accounting And Social Sciences (JEBMASS) </strong>offers a theoretical and practical scientific discourse on accounting, business, management, and economic concerns. The themes covered in the articles published in this publication range from the outcomes of specific conceptual analyses and critical evaluations to empirical research. Contributions from social, organizational, and philosophical elements of accounting, business, management, and economic studies are also welcome at the journal.</p> <p>The mission of JEBMASS is to advance and encourage creative thinking in the fields of accounting, business, management, and economics. The publication disseminates contemporary research projects and activities from academicians and practitioners in order to build networks and new connections among scholars and to foster innovative thinking and application-focused problems.<br /><br /><strong>Download the template >> <a title="TEMPLATE" href="https://drive.google.com/uc?export=download&id=1RvVmULPVHLBt6cZPhYHLuEso-CZ6nKSV">HERE</a></strong></p>PUTRA JAWA PUBLISHERen-USJOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES2986-3546TRANSFORMASI MANAJEMEN PEMASARAN DARI SEKADAR MENJUAL KE MENCIPTAKAN PENGALAMAN BERMAKNA PADA PT AMARTA
http://putrajawa.co.id/ojs/index.php/jebmass/article/view/267
<p><em>Perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi digital menuntut perusahaan untuk tidak lagi memandang pemasaran hanya sebagai aktivitas menjual produk, tetapi sebagai proses strategis untuk menciptakan pengalaman yang bermakna. Penelitian ini membahas transformasi manajemen pemasaran pada PT Amarta dari pendekatan transaksional menuju pendekatan pengalaman pelanggan. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana perusahaan dapat membangun hubungan emosional, kepercayaan, nilai, dan keterlibatan pelanggan melalui pengelolaan produk, layanan, komunikasi, serta interaksi yang konsisten. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif berbasis studi pustaka dan studi kasus konseptual pada PT Amarta. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemasaran yang berorientasi pada pengalaman bermakna dapat meningkatkan kepuasan, loyalitas, citra merek, serta daya saing perusahaan. Transformasi tersebut membutuhkan perubahan paradigma, integrasi teknologi, pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pelanggan, dan budaya organisasi yang berpusat pada pelanggan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa PT Amarta perlu menempatkan pengalaman pelanggan sebagai inti strategi pemasaran agar mampu bertahan dan berkembang dalam persaingan pasar yang semakin dinamis.</em></p>Sri
Copyright (c) 2026 Sri Lestari
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-062026-07-0644828710.63200/jebmass.v4i4.267Analisis Persepsi Mahasiswa terhadap Efektivitas Layanan dan Fasilitas Perpustakaan dalam Menstimulasi Minat Baca
http://putrajawa.co.id/ojs/index.php/jebmass/article/view/270
<p>The university library is an academic heart that functions to support the smooth running of the Tri Dharma of Higher Education through providing information and meeting student literacy needs. This study aims to analyze in depth the perceptions of Faculty of Economics students at Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi regarding the effectiveness of library services and facilities in increasing their interest in reading. The method used in this research is descriptive qualitative. Data collection was carried out through direct observation periodically from April to May 2026, visual documentation, and in-depth interviews with key informants consisting of library staff and economics students. The results showed that the aspects of friendly and responsive service, as well as the availability of supporting physical facilities such as air-conditioned rooms, search computers, lockers, and the BI Corner were rated very well by students and succeeded in stimulating visiting comfort. However, a crucial obstacle was found in the limited collection of textbook for economics courses of recent editions. The recommendation of this research is the need to procurement contemporary library collections periodically to optimize the role of the library as a relevant independent learning center for Faculty of Economics students.</p>WindaArifTeguh
Copyright (c) 2026 Winda Hurotul 'Aini; Arif Rahman Hakim, Teguh Purnomo
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-062026-07-064410811610.63200/jebmass.v4i4.270PEOPLE ANALYTICS BERBASIS ETIKA: MENYEIMBANGKAN KEPUTUSAN DATA DAN PRIVASI KARYAWAN PADA PT WISATA DUNIA DI SIDOARJO
http://putrajawa.co.id/ojs/index.php/jebmass/article/view/268
<p><em>Pemanfaatan people analytics memberikan peluang bagi organisasi untuk meningkatkan ketepatan keputusan sumber daya manusia melalui pengolahan data rekrutmen, kehadiran, kinerja, kompetensi, pembelajaran, dan retensi. Namun, penggunaan data karyawan juga menimbulkan risiko etis berupa pengumpulan data berlebihan, penggunaan data di luar tujuan awal, pengawasan yang intrusif, bias algoritmik, kebocoran data, serta berkurangnya otonomi karyawan. Artikel ini bertujuan menganalisis bagaimana PT Wisata Dunia di Sidoarjo dapat menyeimbangkan kebutuhan keputusan berbasis data dengan pelindungan privasi karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-deskriptif dalam bentuk studi kasus konseptual melalui kajian literatur, analisis regulasi, dan pemetaan tematik terhadap siklus data sumber daya manusia. Hasil analisis menunjukkan bahwa people analytics yang etis harus dibangun di atas tujuh prinsip, yaitu kejelasan tujuan, minimisasi data, transparansi, dasar pemrosesan yang sah, keadilan, pengawasan manusia, serta keamanan dan akuntabilitas. Penerapan prinsip tersebut memerlukan inventarisasi data, penilaian dampak etika dan privasi, pembatasan akses berbasis peran, pengujian bias, mekanisme keberatan, kebijakan retensi, serta audit berkala. Penelitian ini mengusulkan model tata kelola bertahap yang mengintegrasikan fungsi manajemen, sumber daya manusia, teknologi informasi, dan perwakilan karyawan. Dengan tata kelola tersebut, people analytics dapat menjadi sarana peningkatan kualitas keputusan tanpa mengubah data karyawan menjadi instrumen pengawasan yang tidak proporsional.</em></p>Muslikhun
Copyright (c) 2026 Muslikhun
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-062026-07-0644899810.63200/jebmass.v4i4.268Analisis Cashless Society terhadap Pengendalian Keuangan Pribadi Mahasiswa di Era Digital
http://putrajawa.co.id/ojs/index.php/jebmass/article/view/266
<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh cashless society terhadap pengendalian keuangan pribadi mahasiswa di era digital. Cashless society dalam penelitian ini dipahami sebagai ekosistem penggunaan pembayaran nontunai yang mencakup QRIS, dompet digital, mobile banking, kartu elektronik, transfer instan, serta layanan kredit digital seperti paylater. Fenomena ini relevan karena mahasiswa merupakan kelompok pengguna teknologi yang relatif adaptif, tetapi pada saat yang sama rentan terhadap perilaku konsumtif, promosi digital, transaksi impulsif, dan rendahnya disiplin anggaran. Artikel ini disusun sebagai naskah konseptual dan rancangan empiris dengan pendekatan kuantitatif eksplanatori. Variabel utama yang dikaji adalah cashless society sebagai variabel independen dan pengendalian keuangan pribadi sebagai variabel dependen, dengan literasi keuangan, self-control, pencatatan transaksi digital, dan impulsive buying sebagai variabel yang dapat memperkuat atau menjelaskan hubungan tersebut. Secara konseptual, cashless society dapat meningkatkan pengendalian keuangan apabila mahasiswa memanfaatkan riwayat transaksi, notifikasi saldo, fitur budgeting, dan pembatasan pengeluaran. Namun, pembayaran digital juga dapat melemahkan pengendalian apabila kemudahan transaksi menurunkan rasa sakit saat membayar, mempercepat keputusan pembelian, dan meningkatkan konsumsi berbasis promosi. Artikel ini menawarkan model penelitian, hipotesis, operasionalisasi variabel, instrumen kuesioner, serta strategi analisis data menggunakan SEM-PLS. Hasil pembahasan konseptual menunjukkan bahwa dampak cashless society terhadap pengendalian keuangan pribadi bersifat ambivalen: teknologi dapat menjadi alat kontrol keuangan sekaligus pemicu perilaku konsumtif, tergantung pada literasi keuangan, disiplin diri, dan cara mahasiswa menggunakan fitur digital.</em></p>Amin
Copyright (c) 2026 Amin Sadiqin
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-062026-07-0644718110.63200/jebmass.v4i4.266OPERATIONAL CYBER RESILIENCE SEBAGAI VARIABEL MEDIASI ANTARA DIGITAL TRANSFORMATION DAN BUSINESS CONTINUITY PADA PT XYZ
http://putrajawa.co.id/ojs/index.php/jebmass/article/view/269
<p><em>Transformasi digital meningkatkan kecepatan, integrasi, dan fleksibilitas proses bisnis, tetapi pada saat yang sama memperluas ketergantungan organisasi terhadap sistem informasi, layanan komputasi awan, konektivitas, data, dan pihak ketiga digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran operational cyber resilience sebagai variabel mediasi antara digital transformation dan business continuity pada PT XYZ. Operational cyber resilience didefinisikan sebagai kemampuan sosio-teknis organisasi untuk mengantisipasi, menahan, mendeteksi, merespons, memulihkan, dan beradaptasi terhadap gangguan yang menggunakan atau memengaruhi sumber daya siber, sambil mempertahankan layanan bisnis kritis pada tingkat yang dapat diterima. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan sintesis tematik dan pattern matching terhadap dimensi transformasi digital, ketahanan siber operasional, dan keberlangsungan bisnis. Hasil analisis konseptual menunjukkan bahwa transformasi digital menyediakan visibilitas data, otomatisasi, fleksibilitas kerja, dan skalabilitas infrastruktur yang berpotensi memperkuat keberlangsungan bisnis. Namun, manfaat tersebut tidak otomatis terbentuk karena peningkatan konektivitas juga menciptakan risiko konsentrasi teknologi, serangan siber, kegagalan integrasi, serta ketergantungan vendor. Operational cyber resilience memediasi hubungan tersebut melalui tata kelola risiko siber yang terintegrasi, arsitektur yang tahan gangguan, kemampuan deteksi dan respons, pemulihan berbasis prioritas bisnis, serta pembelajaran pascainsiden. Dengan demikian, mediasi yang terbentuk bersifat parsial: transformasi digital memiliki pengaruh langsung terhadap kontinuitas, tetapi dampaknya menjadi lebih stabil dan dapat dipertanggungjawabkan ketika diterjemahkan menjadi kapabilitas ketahanan siber operasional. Implikasi penelitian menekankan perlunya penyelarasan strategi digital, keamanan siber, manajemen risiko, dan business continuity management dalam satu kerangka operasional yang diuji secara berkala.</em></p>Mohammad
Copyright (c) 2026 Mochammad Ardi Setyawan
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-07-062026-07-06449910710.63200/jebmass.v4i4.269