Peningkatan Akses Transportasi: Strategi untuk Memperbaiki Pendapatan Komunitas Pedesaan di Indonesia

Authors

  • Ari Susanto Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika Surabaya, Indonesia
  • Moh Wahib Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Mahardhika Surabaya, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63200/jebmass.v4i2.249

Keywords:

akses transportasi, pendapatan pedesaan, infrastruktur jalan, pembangunan wilayah, Indonesia.

Abstract

Peningkatan akses transportasi merupakan determinan kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan pendapatan masyarakat pedesaan, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Keterbatasan infrastruktur transportasi di wilayah rural terbukti meningkatkan biaya logistik, mempersempit akses pasar, serta menghambat mobilitas tenaga kerja dan distribusi hasil pertanian. Studi ini bertujuan menganalisis strategi peningkatan akses transportasi sebagai instrumen kebijakan untuk memperbaiki pendapatan komunitas pedesaan melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan analisis kebijakan dan telaah literatur internasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa investasi infrastruktur jalan, integrasi moda transportasi lokal, serta penguatan tata kelola dan partisipasi masyarakat berkontribusi signifikan terhadap peningkatan produktivitas dan akses pasar. Temuan ini sejalan dengan laporan World Bank (2019) yang menegaskan bahwa konektivitas jalan pedesaan berhubungan langsung dengan pengurangan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan. Selain itu, penelitian oleh Asian Development Bank (2021) menunjukkan bahwa peningkatan infrastruktur transportasi pedesaan berdampak pada penurunan biaya distribusi hingga 30% dan peningkatan pendapatan petani secara signifikan. Secara teoretis, hasil ini juga didukung oleh pendekatan pembangunan ekonomi wilayah yang menekankan pentingnya konektivitas sebagai katalis pertumbuhan inklusif (Donaldson, 2018). Dengan demikian, strategi peningkatan akses transportasi berbasis kolaborasi multipihak dan keberlanjutan fiskal menjadi rekomendasi utama dalam memperkuat daya saing ekonomi pedesaan di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Asian Development Bank. (2017). Meeting Asia’s infrastructure needs. Manila: ADB. https://doi.org/10.22617/TCS210123

Asian Development Bank. (2021). Rural transport and poverty reduction in Asia. Manila: ADB. https://doi.org/10.22617/TCS210123

Banerjee, A., Duflo, E., & Qian, N. (2020). On the road: Access to transportation infrastructure and economic development in China. Journal of Development Economics, 146, 102483. https://doi.org/10.1016/j.jdeveco.2020.102483

Bell, C., & van Dillen, S. (2014). On the way to good governance: The role of transport infrastructure in rural development. World Development, 64, 256–270. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2014.06.010

Calderón, C., & Servén, L. (2014). Infrastructure, growth, and inequality: An overview. World Bank Policy Research Working Paper, 7034. https://doi.org/10.1596/1813-9450-7034

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.

Dercon, S., Gilligan, D. O., Hoddinott, J., & Woldehanna, T. (2009). The impact of roads and agricultural extension on consumption growth and poverty in Ethiopia. American Journal of Agricultural Economics, 91(4), 1007–1021. https://doi.org/10.1111/j.1467-8276.2009.01325.x

Donaldson, D. (2018). Railroads of the Raj: Estimating the impact of transportation infrastructure. American Economic Review, 108(4–5), 899–934. https://doi.org/10.1257/aer.20101199

Fan, S., & Chan-Kang, C. (2008). Regional road development, rural and urban poverty: Evidence from China. Washington, DC: International Food Policy Research Institute.

Gachassin, M., Najman, B., & Raballand, G. (2010). The impact of roads on poverty reduction: A case study of Cameroon. World Development, 38(7), 1136–1149. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2010.01.002

Gannon, C., & Liu, Z. (1997). Poverty and transport. World Bank Discussion Paper, 339. Washington, DC: World Bank.

Jacoby, H. G. (2000). Access to markets and the benefits of rural roads. Economic Journal, 110(465), 713–737. https://doi.org/10.1111/1468-0297.00562

Pinho, P., & Silva, C. (2016). Multi-modal transport solutions to improve rural accessibility: Lessons from Europe. Transport Policy, 51, 154–162. https://doi.org/10.1016/j.tranpol.2016.01.003

Uddin, M. N., & Sarkar, S. (2019). Participatory transport planning and governance: A pathway to sustainable rural mobility. Transport Reviews, 39(2), 170–189. https://doi.org/10.1080/01441647.2018.1527087

World Bank. (2019). Rural access index: A key development indicator. Washington, DC: World Bank. https://doi.org/10.1596/978-1-4648-1443-3

Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications

Downloads

Published

2026-02-28

How to Cite

Ari, & Wahib, M. (2026). Peningkatan Akses Transportasi: Strategi untuk Memperbaiki Pendapatan Komunitas Pedesaan di Indonesia. JOURNAL OF ECONOMICS, BUSINESS, MANAGEMENT, ACCOUNTING AND SOCIAL SCIENCES, 4(2), 124–129. https://doi.org/10.63200/jebmass.v4i2.249
Abstract Views: 21 | File Views: 23